Terima kasih telah mengunjungi website kami di satlantasrestapku.blogspot.com, semoga bermanfaat

Digerebek Polisi, Pembalap Liar Kocar Kacir


SATLANTASPKU - Puluhan pengendara yang terlibat aksi balap liar di ruas Jalan Diponegoro, kocar kacir setelah didatangi Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polresta Pekanbaru, Minggu (4/10) dini hari. Beberapa di antara pengendara memilih lari dan meninggalkan sepeda motornya di tengah jalan.

Menariknya, dari pengamanan yang dilakukan polisi, diketahui salah seorang pengendara membawa senjata tajam jenis samurai. Kondisi tersebut terang saja membuat polisi mesti mengambil tindakan tegas. Mengingat pengendara tersebut bisa saja memberikan perlawanan.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda menyebutkan, pihaknya sempat dibuat kewalahan dengan aksi pembalap liar tersebut. Pasalnya, pengendara berupaya main kucing-kucingan dengan polisi.

"Kita sudah lakukan penyisiran pukul 01.00 WIB dini hari. Saat itu kita dapatkan dua sepeda motor yang terlibat balap-balapan. Namun dua jam kemudian, mereka kembali muncul, bahkan dengan jumlah yang lebih banyak," terang Zulanda.

Diberitakan sebelumnya, personel Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru mengamankan delapan unit sepeda motor yang terlibat aksi balap liar, Jum'at (18/9) dinihari di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru. Mirisnya, pemilik sepeda motor tersebut pada umumnya masih seusia anak-anak sekolah.

Razia yang dilakukan personel Lantas pada Jum'at dinihari itu, didapati pengendara yang kerap memacu kendaraan di jalan raya. Aktifitas tersebut tidak hanya mengganggu pengendara lain, namun juga sangat berbahaya bagi pengendara itu sendiri.

Kenyataan itu menjadikan personel Lantas langsung berupaya mengepung lokasi pebalap liar. Terang saja mendapati polisi yang tiba di lokasi, para pengendara lari kocar-kacir. Bahkan berusaha menerobos kepungan polisi.

Namun, polisi dapat mengamankan delapan pengendara. Kedelapannya tercatat masih remaja. Selain mengamankan sepeda motor, polisi juga membawa para remaja tersebut ke Mapolresta Pekanbaru.

"Kami akan berikan efek jera bagi anak-anak tersebut. Selain diberi Tilang, kami juga akan panggil orangtuanya,"terang Kasat Lantas Kompol Zulanda.

Menurut Zulanda, pihaknya tidak akan bosan-bosan melakukan penindakan pada aksi balap liar. Pasalnya, aksi balap liar tersebut sudah begitu meresahkan dan menjadi pemicu terjadinya bentrok dan kecelakaan.

"Bahkan angka kecelakaanm yang melibatkan anak remaja terus meningkat. Artinya akan kebiasaan buruk anak-anak membawa sepeda motor. Selain itu, kita juga berharap para orang tua untuk lebih tegas tidak memberikan kemudahan sepeda motor pada anak-anaknya,"terang Zulanda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar