SATLANTASPKU - Terkait perampokan emas sebanyak 1,7 Kg
di Jalan Purwodadi Ujung Kecamatan Tampan Kamis (2/10) sore, Polresta Pekanbaru
membetuk tim khusus. Dari penyidikan dan juga olah Tempat Kejadian Perkara
(TKP) pelaku diduga pemain lama.
Demikian disampaikan
Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Kombes Pol Robert Haryanto Watratan
SH SSos MH, melalui Wakapolresta Pekanbaru AKBP Putut Sugeng Wicaksono Sik
kepada wartawan, Senin (6/10).
Ia mengatakan
pihaknya telah memburu pelaku yang diduga berjumlah lebih 1 (Satu) orang,
"Kalau dilihat pelakunya pemain lama. Tidak hanya itu, senjata api yang
digunakan pelaku juga belum terindetifikasi," ujar mantan Kapolres Siak
ini.
Untuk mengungkap
pelakunya, Polresta Pekanbaru telah membentuk tim khusus terkait kasus-kasus
perampokan yang terjadi di Pekanbaru, "Kepada masyarakat, diharapkan
selalu waspada atau berhati-hati," tambahnya.
Untuk diketahui,
kasus perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.
Rumah korban Ali
Unan (47) warga Jalan Purwodadi Ujung Kecamatan Tampan disatroni kawanan rampok
dan menggasak emas seberat 1,7 Kg miliknya dengan kerugian mencapai Rp 600
juta.
Korban yang saat itu
sedang bekerja melebur emas untuk dimurnikan didatangi tiga orang laki-laki
menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat dan Yamaha Jupiter warna biru dengan
tanpa nomor polisi atau plat nomor.
Satu diantarnya
mengacungkan senjata api jenis pistol kearah korban dan dibawa masuk kedalam
rumah dengan diikat dan mulut ditutupi dengan lakban.
Setelah melumpuhkan
korban yang saat itu bersama temannya Syafrijal (31) tidak dapat berbuat banyak
dan dengan mudah pelaku leluasa mengambil emas yang akan dibelur dan juga
membawa dua unit handphone jenis Samsung dan Nokia milik korban.(sumber radarpekanbaru)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar