Selain dengan mengirim surat himbauan kepada RT / RW dalam mengantisipasi terjadinya aksi balap liar pihak kepolisian juga mengirim surat pemberitahuan kepada Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, bersama surat ini diharapkan bantuan kepada Dinas Pendidikan agar menekankan kepada Kepala Sekolah untuk menghimbau kepada para pelajar tidak menggunakan kendaraan bermotor terutama di bawah usia 17 tahun. Dalam mengantisipasi aksi balap liar kali ini pihak kepolisian juga memberikan surat edaran kepada bengkel bengkel dan masyarakat Kota Pekanbaru, surat edaran ini berisikan tentang pemberitahuan larangan penggunaan knalpot blong/racing, larangan ini berdasarkan dari UU no.22 tahun 2009 pasal 285 ayat (1) tentang persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (3) Jo Pasal 48 ayat (2) dan (3), serta peraturan Mentri Negara Lingkungan Hidup tentang ambang batas kebisingan kendaraan bermotor.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Zulanda, SIK mengatakan “Dengan upaya yang kita lakukan secara preemtif ini mudah-mudahan dapat menekan angka pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas. Serta kita juga minta dukungan dan kerjasama kepada RT/RW serta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan juga para pimpinan bengkel bengkel serta orang tua yang memiliki anak di bawah 17 tahun agar tidak memberikan izin kepada anaknya untuk mengendarai kendaraan, mari sama sama kita ciptakan Kota Pekanbaru ini menjadi kota yang masyarakatnya tertib dalam berlalu lintas”. (ddg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar